Pengertian Adaptasi Fisiologi Dan Contohnya Lengkap

Posted on

Inilah materi tentang pengertian adaptasi fisiologi pada hewan maupun tumbuhan dan beberapa contohnya – Pada kesempatan sebelumnya kami telah memberikan penjelasan tentanga adaptasi secara umum. Lalu kali ini kami akan memberikan penjelasan tentang definisi adaptasi fisiologi, yang artikelnya dapat kamu baca dibawah ini:

A. Apa Pengertian Adaptasi Fisiologi ?

Yang dimaksud dengan adaptasi fisiologi adalah cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya melalui fungsi kerja pada organ-organ tubuhnya, dengan tujuan supaya dapat bertahan hidup. Jenis adaptasi ini cukup sulit untuk diamati, karena hanya terjadi pada bagian dalam organ tubuh makhluk hidup itu sendiri.

B. Contoh Adaptasi Fisiologi

1. Pada Tumbuhan

Inilah beberapa contoh adaptasi fisiologi pada tumbuhan, diantaraya seperti:

a). Pohon Pisang

Pohon pisang memiliki daun yang lebar serta tipis yang dilapisi oleh zat lilin untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

b). Pakis

Salah satu cara tumbuhan pakis beradaptasi dengan lingkungan yang lembab yaitu dengan menggulung daun mudanya.

pengertian adaptasi fisiologi
sumber: pixabay.com

c). Pohon Bakau

Supaya dapat bertahan hidup di daerah perairan pasang-surut pohon bakau memiliki akar gantung yang fungsinya untuk pernafasan.

d). Memiliki Zat Asam

Terapat jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan sejenis zat asam untuk memangsa serangga atau hewan.

e). Eceng Gondok

Eceng gondok dan kangkung air batangnya berongga shingga dapat hidup dan tumbuh di air.

f). Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan dikotil yang memiliki mahkota bunga yang indah, fungsinya untuk menarik serangga supaya dapat membantu penyerbukan.

g). Tumbuhan Berbunga

Tumbuhan yang berbunga umumnya akan menghasilkan nektar untuk menarik serangga sehingga dapat membantu penyerbukan.

Baca Juga: Pengertian Adaptasi dan Jenisnya eserta Contohnya.

Baca Juga: Pengertian Adaptasi Morfologi dan Contohnya.

2. Pada Hewan

Hewan dibedakan menjadi beberapa golongan diantaranya hewan pemakan daging (karnivora), pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivora) dan pemakan daging maupun tumbuhan (omnivora). Karena jenis makanan pada hewan itu berbeda-beda, maka ukuran atau panjang usus dan enzim yang dimilikinya-pun akan berbeda juga. Jika pada hewan herbivora untuk dapat mencerna tumbuhan yang memiliki sel-sel berdinding keras, biasanya hewan herbivora memiliki usus yang lebih panjang daripada hewan karnivora. Adapun contoh lain adaptasi fisiologi pada hewan, yang diantaranya seperti:

a). Hewan berdarah dingin

Hewan yang berdarah dingin kecepatan metabolismenya akan menurun jika berada di tempat atau daerah berhawa dingin. Sedangkan hewan yang berdarah panas kecepatan metabolismenya akan naik jika berada di tempat atau daerah bersuhu panas.

b). Unta

Unta dapat menyimpan cadangan air di kantung yang ada dalam punuknya, sehingga unta dapat bertahan hidup di tempat kering atau gurun.

c). Burung Hnatu

Burung hantu memiliki penglihatan yang tajam pada malam hari, sehingga memudahkannya untuk mencari makan.

d). Ikan Laut

Ikan yang hidup di laut akan mengeluarkan urin yang lebih pekat jika dibandingkan ikan yang hidup di air tawar.

e). Musang

Ada hewan sejenis musang yang dapat menyemburkan cairan yang bau dari duburnya, berfungsi untuk melindungi dirinya dari ancaman musuh.

f). Tupai

Ada juga hewan sejenis tupai dapat mengekstarak air yang berasal dari biji-bijian, sehingga hewan ini dapat bertahan hidup di daerah kering.

g). Bakteri Ragi

Ragi dapat menghasilkan fermen yang dapat digunakan untuk menguraikan makanan supaya menjadi energi.

h). Bunglon

Bunglon memiliki kemampuan Mimikri, sehingga dapat menubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungan atau tempat tinggalnya. Tujuan bunglon menubah warna kulitnya supaya dapat terhindar dari pemangsa atau musuhnya dan sekaligus dapat menyamar saat mencari makan.

i). Nyamuk

Nyamuk merupakan hewan yang dapat menghisap darah baik itu darah manusia ataupun darah hewan. Sehingga nyamuk memiliki zat anti pembeku darah yang disebut dengan zat antikoagulan.

Itulah ringkas tentang pengertian adaptasi fisiologi, semoga dapat bermanfaat dan mohon maaf jika terdapat kesalahan maupun kekurangan, terimakasih banyak…

Hanya seorang yang suka menulis dan membagikan ilmu pendidikan kepada siapa saja yang membutuhkan. Moto Hidup saya Hemat, Simple, dan Sederhana.