Pengertian Gempa Bumi Dan Jenisnya Lengkap

Posted on

Berikut ini pengertian gempa bumi dan jenis-jenisnyanya yang sering kita rasakan dan tentunya fenomena ini membuat kita panik hingga menimbulkan kerusakan pada bangunan hingga keadaan permukaan tanah.

A. Apa itu Gempa Bumi?

Pengertian gempa bumi adalah pergerakan (bergesernya) lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau dari bawah permukaan bumi. Atau definisi gempa bumi yang lebih langkapnya yaitu getaran atau goncangan yang terjadi karena pergerakan (bergesernya) lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau dari bawah permukaan bumi dan bisa juga disebabkan adanya letusan gunung api.

B. 4 Jenis-Jenis Gempa Bumi

Berdasarkan dari peristiwa yang disebabkannya gempa dapat dibedakan menjadi gempa tektonik, gempa vulkanik, gempa runtuhan atau terban dan gempa buatan.

Gempa Bumi Vulkanik (Gunung Api) adalah suatu gempa bumi yang terjadi akibat adanya aktivitas magma gunung api, yang biasa terjadi sebelum gunung tersebut meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan mengakibatkan terjadinya gempa. Gempa bumi ini hanya terdapat di daerah gunung api yang meletus. Gempa bumi jenis ini lebih bahaya dari gempa bumi runtuhan. (Baca Juga: Pengertian Ekstrusi Magma).

pengertian gempa bumi
sumber: pixabay.com

Gempa Bumi Tektonik adalah Gempa ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempengan tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang kecil sampai yang sangat besar. Daerah yang sering kali mengalami gempa jenis ini yaitu daerah pegunungan lipatan muda, adalah daerah rangkaian mediterania dan rangkaian sirkum pasifik. Bahaya dari gempa ini sangat besar, karena lapisan bumi dapat mengalami lipatan patahan ataupun pergeseran. (Baca Juga: Pengertian Intrusi Magma (Plutonisme)

Gempa Bumi Runtuhan adalah jenis gempa bumi yang biasanya terjadi pada daerah kapur atau pada daerah pertambangan, jenis gempa ini jarang terjadi dan bahaya yang di akibatkan dari gempa bumi runtuhan kecil, umumnya gempa runtuhan terjadi pada wilayah lokal.

Gempa Bumi Buatan adalah jenis gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, misalnya seperti peledakan dinamit, nuklir ataupun palu rasaksa yang dipukulkan ke permukaan bumi, sehingga menimbulkan goncangan.

C. 2 Dampak Gempa Bumi

1. Dampak Fisik

  • Bangunan banyak yang hancur atau roboh.
  • Tanah longor akibat goncangan.
  • Jatuhnya korban jiwa.
  • permukaan tanah menjadi merekat, retak dan jalan menjadi putus.
  • Banjir karena rusaknya tanggul.
  • Gempa dasar laut dapat menyebabkan tsunami.
  • Dan sebagainya.

2. Dampak Sosial

  • Menimbulkan kemiskinan.
  • Kelaparan.
  • Menimbulkan penyakit.
  • Bila pada sekala yang besar ( dapat menimbulkan tsunami yang besar), bisa melumpuhkan politik, system ekonomi dan lain-lain.
  • Dan sebagainya.

D. Alat Pengukur Gempa Bumi.

Seismograf adalah alat yang digunakan atau dipakai untuk mengukur kuat dan lemahnya suatu gempa bumi. Berdasarkan arah getaran yang diukur, seismograf dibedakan menjadi 2 (dua) macam :

  • Seismograf horisontal yaitu suatu jenis seismograf yang mencatat kekuatan gempa ataupun getaran bumi dengan arah secara horizontal (mendatar).
  • Seismograf vertikal yaitu jenis dari seismograf yang mencatat getaran bumi dengan arah secara vertikal.

Besaran gempa didasarkan pada amplitudo gelombang tektonik dan dicatat oleh alat Seismograf dengan menggunakan Skala Richter.

Akhir kata, Itulah artikel mengenai pengertian gempa bumi, dan semoga artikel kali ini dapat bermanfaat dalam menambah ilmu pengetahuan kamu, cukup sekian dan terimakasih.

Hanya seorang yang suka menulis dan membagikan ilmu pendidikan kepada siapa saja yang membutuhkan. Moto Hidup saya Hemat, Simple, dan Sederhana.