Metamorfosis Lebah: Tahapan dan Kasta Lebah

Berikut ini pembahasan lengkap ngenai metamorfosis lebah, mulai dari tahapan telur hingga dewasa. Metamorfosis merupakan peristiwa pertumbuhan yang dialami sebagain hewan atau serangga muali dari telur hingga dewasa.

Metamorfosis dibagi kedalam dua jenis yaitu sempurna dan tidak sempurna dan salah sats serangga yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu lebah.

Mengenal Serangga Lebah

Lebah merupakan serangga yang hidup berkelompok dan masuk kedalam ordo Hymenoptera, merupakan seranga yang memiliki sayap berselaput. Di dunia ini terdapat sekitar 20 ribu spesies lebah, pada umumnya lebah memiliki penyengat di bagian ekornya.

Lebah sering membuat sarangnya di pepohonan hingga atap-atap bangunan. Lebah sering memakan nektar dan madu yang berasal dari bunga, dan termasuk serangga yang paling dibutuhkan untuk membantu proses penyerbukan pada tanaman.

metamorfosis lebah
pixino.com

Metamorfosis lebah termasuk kedalam metamorfosis sempurna, hal ini dikarenakan lebah mengalami fase pupa atau fase kepompong dan ketika dewasa rupanya sangat berbeda ketika saat baru lahir.

Dalam satu kelompok atau koloni terdapat:

  • Lebah ratu berjenis kelamin betina yang menjadi induk seluruh lebah, jadi dalam satu koloni hanya terdapat satu ekor ratu.
  • Lebah betina dikenal juga sebagai lebah pekerja yang jumlahnya banyak dalam satu kloni.
  • Lebah jantan jumlahnya lebih sedikit, hanya ratusan ekor saja dalam satu koloni.

BACA: Metamorfosis Jangkrik dan Penjelasannya di Setiap Fase

Tahapan Metamorfossis Lebah

Lebah merupakan serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Secara singkat tahapannya dimulai dari telur, Larva, Pupa, dan Imago.

metamorfosis lebah
Metamorfosis lebah

1. Fase Telur

Tahap pertama metamorfosis lebah yaitu telur. Telur dihasilkan oleh ratu lebah, ratu lebah akan meletakan telur-telurnya dalam sarang lebah yang memiliki banyak sel. Setiap sel di isi oleh satu buah telur, ukuran telur lebah sangatlah kecil kurang lebih seukuran beras sehingga sulit di amati tanpa bantuan alat. Setelah kurang lebih tiga hari telur akan menetas lalu diletakan di dalam sarang.

Setelah telur menetas, larva akan dibagi-bagi hingga tiga bagian. Larva dipisahkan sesuai tingkatan kastanya seperti kasta calon ratu, prajurit, dan kasta lebah pekerja, tentunya setiap kasta memiliki sel yang berbeda pada sarang.

2. Fase Larva

Larva lebah berwarna putih dan berada di dalam sarangnya masing-masing. Larva lebah dapat tumbuh cepat sebelum menjadi kepompong larva akan mengalami pergantian kulit hingga lima kali pergantian.

Pada fase ini juga calon lebah akan makan banyak, sumber makanannya seperti madu hingga serbuk sari bunga yang dibawa oleh lebah pekerja yang di pasok kedalam sarang mereka. Kurang lebih lima hari larva akan terus makan hingga tubuhnya menjadi lebih besar.

Lebah pekerja akan menutup sarangnya dengan zat menyerupai lilin hal ini menandakan sebagai tahap awal dalam memasuki fase pupa atau fase kepompong.

3. Fase Pupa

Larva akan berubah menjadi pupa atau kepompong yang berlangsung sekitar dua belas hari, dan di fase ini larva mengalami penyempurnaan organ dan bentuk. Mulai dari Mata, kaki, hingga sayap, bulu-bulu halus sudah mulai terbentuk.

Selanjutnya lebah muda akan memakan lapisan lilin yang menutupi sarangnya setelah semua zat lilin habis maka lebah akan keluar dari sarangnya dan menuju fase imago atau dewasa.

4. Fase Imago

Lebah yang keluar dari sarangnya atau kepompong akan terus tumbuh menjadi lebah dewasa. Setelah menjadi dewasa lebah menjalankan tugasnya masing-masing, seperti lebah pekerja yang bertugas mencari makan hingga membuat sarang, lebah prajurit menjaga sarangnya, hingga lebah jantan dan lebah ratu muda bertugas melakukan reproduksi.

BACA: Pengertian Metamorfosis Sempurna: Ciri-Ciri, dan Contohnya

Akhir kata, demikian pembahasan salah satu contoh metamorfosis sempurna yaitu yang terjadi pada lebah. Semoga pembahasna ini dapat bermanfaat dalam menambah wawasan kamu, cukup sekian dan terimakasih.