Pengertian Kwitansi dan Fungsinya: Cirinya serta Hal Terpenting saat Membuat Kwitansi

Pembahasan seputar pengertian kwitansi dilengkapi dengan fungsi, ciri, dan hal yang harus diperhatikan saat membuat kwitansi – Salah satu alat yang bisa digunakan sebagai bukti transaksi atau bukti penyerahan sejumlah uang yaitu kwitansi, hingga sekarang alat ini masih banyak digunakan sebagai bukti transaksi terutama dalam jumlah cukup besar.

A. Jelaskan Pengertian Kwitansi!

Yang dimaksud dengan kwitansi adalah suatu alat berbentuk surat yang berguna sebagai bukti penerimaan sejumlah uang didalamnya di tandatangani oleh penerima uang, dan kwitansi biasanya di serahkan kepada pihak yang membayar.

Kwitansi juga bisa di artikan sebagai dokumen bukti bahwa telah terjadinya transaksi penerimaan uang dari pemberi ke penerima, didalamnya terdapat rincian seperti uang yang diterima ditulis berbentuk angka lalau dilengkapi bentuk tulisan huruf, ketrangan untuk pembayaran apa, tanggal dan tempat pembayaan, hingga tandatangan penerima uang, bisa juga bisa dilengkapi dengan materai yang telah di tentukan oleh peraturan undang-undang.

Jadi kesimpulannya fungsi kwitansi adalah sebagai dokumen yang menunjukan bukti bahwa telah terjadinya transaksi penyerahan sejumlah uang yang didalamnya dilengkapi dengan informasi mengenai untuk pembayaran apa, jumlah uang yang diserahkan, dan lain-lain.

pengertian kwitansi
Kwitansi Kosong

B. Hal Yang Penting Di Perhatikan Saat Membuat Kwitansi

  • Jangan mendatangani kwitansi kosong, seaiknya tandatangani saat sudah di isi dengan lengkap sesuai kesepakatan kedua pihak.
  • Jangan lupa tambahkan tanda baca sepeerti titik pada tulisan, hal ini bertujuan supaya tidak di tambahkan dengan tulisan lain.
  • Jangan lupa perhatikan tempat, tanggal pembuatan, sebaiknya tanggal di tulis saat uang di terima.
  • Untuk lebih memperkuat ke aslian kwitansi bisa di tempelkan materai.
  • Bedakan mana kwitansi dan mana nota jual -beli.

Baca Juga: Pengertian Faktur dan Contohnya

C. Ciri-Ciri Kwitansi Secara Umum

1. Bentuk

Kwitansi biasanya berbentuk persegi panjang yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian kiri merupakan Sub Kwitansi untuk pihak penerima uang, bagian kanan diserahkan kepada yang menyerahkan uang. Kwitansi ada juga yang berbentuk rangkap, biasanya pada bagian atas/asli diserahkan kepada pihak pemberi uang, sedangkan bagian bawah / salinan untuk penerima uang. Baca Juga: Pengertian Transaksi dan Bukti Transaksi

2. Informasi Yang Di Muat Dalam Kwitansi

a. Nama

Pada bagian ini dituliskan nama lengkap pihak yang menyerahkan uang.

b. Nominal Uang

Nominal uang yang diserahkan bisanya ditulis dalam bentuk angka lalu dilengkapi dengan bentuk tulisan huruf.

c. Untuk Pembayaran apa

Maksudnya uang tersebut diserahkan untuk apa, misal untuk pembayaran produk atau bisa juga untuk sebagai bukti pinjaman sejumlah uang.

d. Tanggal

Merupakan tanggal kapan uang tersebut di serahkan, biasanya dielngkapi dengan tenmpatnya juga.

e. Tandatangan

Merupakan tandatangan penerima uang tapi jika dilengkapi dengan materai, tandatangan harus mengenai materai sebagian.

Kesimpulannya, kwitansi merupakan suatu surat/dokumen sebagai bukti yang digunakan telah terjadinya penyerahan sejumlah uang dari pihak pemberi kepada penerima. Didalamnya memuat jumlah uang yang di terima/diserahkan, lalau di bubuhkan tempat, tanggal, dan tandatangan penerima uang.

Akhir kata itulah penjelasan mengenai pengertian kwitansi dilengkapi dengan, ciri-cirinya, manfaat, hingga hal yang harus kamu perhatikaan saat membuat atau menerima kwitansi. Semoga penjelasan ini bisa memberikan manfaat terutama dalam menambah wawasan kamu, jika ada kesalahan mohon maaf, cukup sekian dan terimakasih.