Pengertian Hujan Asam dan Dampaknya yang Ditibulkan

Mengenal pengertian hujan asam, proses terjadinya, dampaknya yang di timbulkan, hingga cara mencegah hujan asam karena hal ini sangat penting diketahui semua orang.

Apa kalian pernah mendengar istilah hujan asam? jika kalian di sekolah belajar tentang lingkungan hidup pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Bagi yang belum mengetahuinya kalian dapat membaca penjelasannya di bawah ini.

Apa Pengertian Hujan Asam?

Hujan asam adalah hujan yang mempunyai kadar keasaman (pH) yang rendah pada setiap tetes airnya. Keadaan keasaman hujan yang normal umumnya mempunyai pH 5,6 sehingga dapat diartikan bahwa jika hujan yang memiliki pH kurang dari 5,6 berarti adalah hujan asam. Penelitian baru-baru ini menunjukan pH hujan sudah berubah yang asalnya dari 6 menjadi ke 4 ini disebabkan banyaknya gas buangan yang menimbulkan hujan asam.

Gas yang menyebabkan hujan asam ini biasanya dihasilkan oleh bencana alam seperti letusan gunung berapi, kalau letusan gunung berapi itu penyebabnya mungkin wajar-wajar saja karena reaksi dari alam, tapi penyebab yang paling parah adalah ulah manusia misalnya seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik atau industri dan lain-lain.

pengertian hujan asam
Asap industri salah satu penyebab hujan asam (pixabay.com)

Terjadinya hujan asam tentunya ada penyebabnya, seperti penjelasan tadi bahwa penyebab hujan asam diantaranya seperti bencana alam salah satunya letusan gunung berapi dan paling besar ulah manusia seperti asap industri dan asap kendaraan bermotor.

Untuk itu dibutuhkan kesadaran semua orang untuk dapat mencegah dan menanggulangi hujan asam ini, jadi gunakanlah peralatan atau mesin yang ramah lingkungan, gunakanlah kendaraan bermotor seperlunya dan lain-lain, jadi intinya cintailah lingkungan kita.

BACA: Pengertian Hujan dan Proses Terjadinya

Dampak Yang Ditimbulkan Hujan Asam

1. Racun Untuk Kehidupan

Hujan asam adalah racun bagi makhluk hidup khususnya umat manusia, karena akan berdampak bagi kesehatan. Air hujan asam akan menyebar ke perairan seperti sungai, danau dan tempat penyimpanan air lainnya, karena pH yang terlalu rendah sangat tidak baik untuk kesehatan manusia.

2. Menghampat Pertumbuhan Mahluk hidup

Hujan asam dapat menghambat pertumbuhan makhluk hidup yang ada di perairan misalnya seperti ikan atau binatang yang hidup di air akan mati, karena pH yang semakin kecil dapat menghambat pertumbuhan benih-benih ikan, dan membuat ikan sulit untuk berkembang biak.

3. Beberapa Makhluk Midup Perairan Berpotensi Punah

Hujan asam dapat memusnahkan makhluk hidup yang ada di air, penelitian menunjukan bahwa plankton tidak bisa bertahan hidup jika pH air dibawah 5. Plankton adalah salah satu makanan bagi ikan, jika plankton musnah rantai makanan di perairanpun akan terputus.

4. Lingkungan Rusak

Hujan asam dapat merusak lingkungan dan akan menyebabkan banyak tumbuhan yang mati. Hujan asam dapat menghancurkan zat lilin yang ada pada tumbuhan. Sehingga nutrisi yang terkandung pada tumbuhan tersebut akan hilang, dan tumbuhan akan mudah terserang penyakit.

5. Benda Terbuat Dari Logam Mudah Berkarat

Hujan asam juga dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi logam dalam air, dan juga dapat menyebabkan bangunan rusak karena berkarat terutama banguan yang sebagian besar yang terbuat dari logam.

Proses Terjadinya Hujan Asam

proses terjadinya hujan asam
Proses terjadinya hujan asam

Proses terjadinya hujan asam diawali dengan asap-asap yang salah satunya yang dikeluarkan industri atau pabrik karena asap tersebut mengandung gas So (sulfur oksida) dan N (nitrogen), dan gas yang dihasilkan kendaraan bermotor.

Gas-gas tersebut akan bereaksi dengan uap air yang ada di udara, hasil dari reaksi tersebut menghasilkan asam sulfat, asam nitrin dan juga nitrat lalu secara bersamaan akan berkondensasi membentuk awan. Lalu saat terjadi hujan maka air yang turun akan terasa asam dan sangat berbahaya bagi makhluk hidup yang ada di bumi.

BACA: Pengertian Polusi Udara

Cara Mencegah Hujan Asam

1. Bijak lah Mneggunakan Bhan Bakar Fosil

Gunakanlah energi secara bijak jangan terlalu berlebihan, terutama jangan terlalu sering menggunakan bahan bakar fosil seperti bahan bakar minyak dan hingga batu bara.

Karena bahan bakar fosil hasil pembakarannya akan menimbulkan asap pekat dan terbuang ke udara. Pakailah kendaraan bermotor seperlunya, kalau bisa usahakan pakai kendaraan umum saat berpergian.

Sekarang manusia sudah mulai memikirkan cara menggani energi bahan bakar fosil dengan energi alternatif lain yang lebih ramah lingkungan, seperti energi panas matahari, panas bumi, hingga energi listrik.

2. Lakukan Penghijauan atau Reboisiasi Hutan

Jangan menebang pohon atau hutan sembarangan, dan tanamlah pohon atau upayakan reboisasi di lahan hutan yang gundul. Karena pohon sangat berperan penting untuk menjernihkan udara dan menurunkan suhu di permukaan bumi.

3. Gunakan Peralatan Ramah Lingkungan

Sekarang sudah mulai banyak peralatan yang ramah lingkungan, seperti kompor listrik, speda motor listrik, hingga mobil listrik, yang dimana lebih ramah lingkungan tidak menimbulkan gas yang berpotensi mencemari udara.

Meski saat ini peralatan dari listrik masih jarang ditemukan dan harganya relatif mahal tapi semakin majunya jaman sudah banyak orang yang menggunakannya.

Demikian artikel tentang pengertian hujan asam, jika terdapat kekurangan atau kesalahan pada pembahasan ini tambahkan dan perbaiki sendiri, dan semoga artikel ini dapat memberikan manfaat.

Bagikan Ke: