Pengertian Cerpen dan Strukturnya dilengkapi Unsur-Unsurnya maupun Cirinya

Inilah pengertian cerpen dilengkapi struktur, unsur-unsur, ciri-cirinya secara umum dan pengertian menurut para ahli. Sudah sejak lama mungkin kita mengetahui apa itu cerpen, singkatnya cerpen adalah cerita pendek yang dikarang oleh seorang penulis lalu didalamnya terdapat berbagai unsur yang menyusun cerita itu sendiri.

Jelaskan Pengertian Cerpen Secara Umum!

Cerpen adalah singkatan dari Cerita Pendek yang merupakan karya sastra yang di dalamnya memuat suatu kisah dan ditulis dengan tulisan pendek. Atau Cerpen artinya suatu cerita fiktif yang didalamnya memuat cerita mengenai kehidupan llau cerita tersebut di dtulis dalam tulisna pendek.

Kenapa disebut cerita pendek? karena ceritanya ditulis kurang dari 10 ribu kata atau tulisannya kurang dari 10 lembar halaman, dan biasanya cerita di dalamnya hanya terdapat beberapa tokoh saja, hanya memusatkan pada cerita satu tokoh saja serta hanya memiliki satu alur.

pengertian cerpen adalah
pixabay.com

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Menurut H.B. Jassin (Sang Paus Sastra Indonesia) menyebutkan bahwa yang disebut Cerpen harus memiliki bagian perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian.

Sedangkan menurut, A. Bakar Hamid berpendapat bahwa yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas, meliputi banyaknya kata yang digunakan antara 500 hingga 20.000 kata, adanya satu plot, adanya satu watak, dan adanya satu kesan.

Lalu enurut, Aoh. KH, mengatajak bahwa pengertian cerpen adalah suatu ragam fiksi atau cerita rekaan yang sering disebut kisahan prosa pendek.

Ciri-Ciri Cerpen

Berikut ini ciri-ciri cerpen secara umum, diantaranya:

  • Terdiri kurang dari 10 rb kata atau tidak lebih dari 10 lembar halaman.
  • Tulisan ceritanya singkat jadi berbeda dengan novel yang tulisannya panjang.
  • Umumnya berkisah di kehidupan sehari-hari, bisa juga cerita fabel (dongeng binatang).
  • Cerpen memiliki penokohan yang sedrhana, seperti tidak banyak tokoh yang terlibat dalam cerita.
  • Umumnya memuat cerita fiktif atau cerita bukan berdasarkan kisah nyata.
  • Sebagian besarceritanya hanya memiliki satu alur, umumnya menggunakan alur maju.
  • Kata-kata yang digunakan sangat mudah dipahami pembaca, olehsebab itu cerpen banyak untuk kalangan anak-anak.
  • Amanat pada cerita sangat mendalam, sehingga pembaca merasakan isi cerpen tersebut.

Struktur Cerpen

Secara umum pada cerita pendek terdapat 6 struktur yang membentuknya seperti:

1. Abstrak

Abstrak yaitu ringkasan atau inti dari cerita yang dikembangkan menjadi susunan peristiwa atau abstrak bisa dikatakan sebagai gambaran pada cerita cerpen, struktur ini sifatnya opsional, jadi tidak semua cerpen harus menggunakannya.

2. Orientasi

Orientasi disini maksudnya cerita dalam cerpen tersebut berkaitan dengan waktu, tempat, suasana, dan lain-lain.

3. Komplikasi

Komplikasi merupakan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan sebab-akibat, pada bagian ini kita bisa mengetahu karalter suatu tokoh dalam cerita karena akan menggambarkan bagaimana tokoh tersebut menghadapi permasalahan.

4. Evaluasi

Strukter cerpen selanjutnya Evaluasi, merupakan struktur yang mengarahkan pada akhir cerita seperti menuju penyelesaian permasalahan tokoh dalam cerita.

5. Resolusi

Struktur cerpen selanjutnya Resolusi, merupakan struktur solusi dalam penyelesaian masalah yang dialami tokoh cerita, jadi permasalahan yang dialami toko cerita sudah terselesaikan.

6. Koda

Koda adalah amanat, pesan, kesan, ataupun nilai pelajaran yang bisa diambil pembaca pada cerita tersebut. Biasanya amanat tertulis langsung atau tidak tertulis jadi pembaca menyimpukan dan merasakannya sendiri.

ciri cerpen
pixabay.com

E. Unsur-Unsur Cerpen

1. Unsur Intrinsik

a. Tema

Tema adalah gagasan utama yang menjadi dasar dari suatu cerita, tema pada cerpen biasanya dapat langsung tergambarkan dalam cerita jadi pembaca bisa menyimpulkan sendiri saat membaca cerpen tersebut.

b. Plot

Plot atau Alur adalah unsur intrinsik cerpen yang menggambarkan jalan cerita, bisanya dalam cerpen miliki alur dimulai dari pekenalan tokoh, muncul permasalahan, konflik meningkat, puncak konflik lalu penurunan konflik, dan penyelesaian konflik. >>Baca Juga: Pengertian Alur dan Macamnya

c. Latar

Setting atau latar adalah unsur yang berkaitan dengan tempat kejadian, waktu, hingga suasana yang dialami tokoh cerita. Hal ini bisa di ketahui atau dirasakan pembaca saat membaca cerita tersebut. >>Baca juga: Pengertian Latar dan Macamnya

d. Tokoh

Tokoh adalah pelaku dalam suatu cerita dan setiap tokoh memiliki watak, sifat hingga kondisi fisik. Biasanya dalam cerita terdapat tokoh utama (protagonis), lawan tokoh utama (protagonis), hingga tokoh pendukung (figuran).

e. Perwatakan

Perwatakan adalah penulis memberikan sifat, sikap pada pelaku dalam perita. Watak yang diberikan dapat diketahui pada pada fikiran saat membaca cerita tersebut. Adapun metode penokohan seperti:

  • Metode analitik adalah metode yang langsung memaparkan sifat tokoh dalam cerita seperti pemberani, penakut, cengeng, angkuh, keras kepala, pemalu, pemarah, dan lain-lain.
  • Metode dramatik adalah metode yang secara tidak langsung memaparkan watak tokoh cerita, misalnya hanya menggambarkan penggambaran fisik, reaksi tokoh lain dalam cerita, percakapan dengan tokoh lain dan sebagainya.

f. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah cara penulis memandang suatu peristiwa cerita, misalnya sudut pandang orang pertama dalam cerita seperti “Aku”, ada juga sudut pandang pencerita atau di dalam cerita tokoh menceritakan tokoh lain disebut juga sudut pandang orang ke tiga. Kata Ganti Orang pertama contohnya aku, saya, kita, dan kami. Sedangkan kata ganti untuk orang ketiga misalnya Ia, dia, dan mereka. >>Baca Juga: Pengertian Sudut Pandang dan Jenisnya

g. Amanat

Kesan, Pesan, ataupun amanat yang disampaikan penulis karya sasta kepada para pembaca, pesan bisa berbentuk nasehat baik itu tertulis atau tidak tertulis.

cerpen
gambar: pixabay.com

2. Unsur-Unsur Ekstrinsik Cerpen

Pengertian unsur ekstrinsik adalah suatu unsur yang membentuk atau mempengaruhi berasal dari luar cerpen, unsur tersebut berasal dari luar karya sastra. Biasanya unsur ini sebagian besar dari keadaan penulis, keadaan masyarakat saat karya sastra tersebut di buat. Kadang jarang di perhatikan, tapi unsur ekstrinsik dapat mempengaruhi penyajian, amanat, hingga latar belakah karya sastra.

a. Latar Belakang Pengarang

Unsur ekstrinsik cerpen selanjutnya Latar belakang pengarang, seperti:

  • Biografi: Umumnya merupakan riwayat hidup penulis, biografi ini termasuk kedalam karya sastra juga biasanya memuat prestasi seseorang.
  • Kondisi Psikologis: Merupakan kondisi mental penulis, seperti keadaan atau mood saat cerpen terbut di buat.
  • Aliran Sastra: Aliran sasta juga dapat berpengaruh pada penulisna cerita, karena pastinya setiap penulis memiliki aliran gaya sastra tertentu.

b. Latar Belakang Masyarakat

Kondisi masyarakat sangat berpengaruh pada suatu karyasastra khususnya cerpen. Latar belakang masyarakat bisa saja merupakan ideologi, kondisi politik, kondisi sosial, dan kondisi perekonomian.

Akhir kata…, itulah pengertian cerpen, struktur, dan unsur-unsurnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan jika ada kesalahan dalam pembahasan mohon maaf, terimakasih.