15 Contoh Hewan Langka Di Indonesia Yang Dilindungi Supaya Tidak Punah

Posted on

Lebih dari 15 Contoh hewan langka di Indonesia dan luar negeri yang dilindungi supaya tidak punah – Menjaga kelestarian makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan sangatlah penting untuk menjaga keseimbangan alam serta menjaga keanakeragaman hayati. Karena setiap makhluk hidup saling membutuhkan satu sama lain atau lebih dikenal dengan antai makanan, seperti manusia dan hewan yang bergantung pada tumbuhan secara tidak langsung karena tumbuhan merupakan makhluk hidup yang dapat memproduksi makanannya sendiri.

Seperti manusia membutuhkan tumbuhan tertentu sebagai sumber obat-obatan, seperti saat ini sebagian besar ahli banyak yang meneliti berbagai tumbuhan untuk dijadikan obat sebagai penawar berbagai penyakit. Jadi keberagaman hayati harus tetap dijaga khususnya oleh manusia yang memanfaatkannya.

Karena hal-hal tersebut juga kita sebagai manusia harus mengupayakan agar hewan dan tumbuhan tetap lestari dan terjaga sehingga tidak mengalami kepunahan. Lalu di pembahasan kali ini kita akan memberikan beberapa contoh hewan langka yang keberadaanya harus di lindungi jangan sampai punah.

A. 15 Contoh Hewan Langaka

Beberapa jenis hewan langka dilindungi ini beberapa diantaranya berada di indonesia, adapun di tempa lain seperti:

1. Burung Cendrawasih

Burung yang berasal dari Irian Jaya atau Papua ini memiliki bulu yang indah dengan corak warna beragam. Banyak orang yang menyebutnya sebagai burung dewata, burung yang seindah burung surga. Keberadaan burung ini di lindungi karena terancam punah karena rusaknya habitat dan banyak diburu untuk di jual dan untuk sekedar koleksi burung hias.

burung cendrawasih Contoh hewan langka
Burng Cendrawasih (gambar: piqsels.com)

2. Burung Jalak Bali

Burung ini berasal dari Bali, memiliki bulu yang cantik berwarna putih bersih dan jambul dikepalanya. Selain itu kulit pada matanya berwarna kebiruan, ada juga bulu di bagian ujung sayap dan ekornya berwarna kehitaman, burung jalak bali temasuk hewan yang di lindungi karena terancam punah.

burung jalak bali
Burung Jalak Bali (gambar: pixabay.com)

3. Bada Bercula Satu

Saat ini badak bercula satu hidup di taman nasional Ujung Kulon lebih tepatnya daerah ujung barat Banten. Badak ini unik karena hanya memiliki satu cula. Cula badak terus tumbuh seiring berjalannya waktu sama halnya seperti kuku pada manusia. Badak bercula satu keberadaanya dilindungi karena termasuk hewan langka dan hampir punah. >>Baca Juga: Pengertian Konservasi Dan Tujuannya Serta Manfaatnya

Badak Bercula Satu (Gambar: medium.com)

4. Harimau Sumatra

Contoh hewan langka dari Indonesia selanjutnya yaitu Harimau Sumatera. Harimau ini unik meski berwujud sama seperti harimau pada umumnya tapi memiliki tubuh yang lebih kecil. Saat ini jumlahnya semakin sedikit karena banyak diburu oleh manusia yang tidak bertanggung jawab dan maraknya perusakan hutan sebagai habitatnya, maka pemerintah Indonesia memasukannya kepada kategori satwa yang dilindungi.

Harimau Sumatera (gambar: piqsels.com)

5. Komodo

Komodo merupakan salah satu binatang purba yang masih ada hingga saat ini. Komodo sering disebut juga Dragon komodo atau Naga Komodo. Hewan ini berasal dari Pulau Komodo yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Komodo merupakan hewan karnivora (pemakan daging) dan termasuk hewan ganas atau berbahaya saat dirinya merasa terancam.

komodo
Komodo Dragon (Gambar: pixabay.com)

6. Orang Utan

Orang utan yang memiliki wajah seperti memelas sehingga siapapun yang melihatnya akan merasa iba, hewan ini termasuk hewan yang di lindungi jadi masyarakat tidak di perbolehkan memeliharanya. Meski jumlahnya masih banyak tapi keberadaannya terancam punah karena sering terjadinya kebakaran hutan, pembalakan liar yang disebabkan pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit, hingga pemburuan liar oleh manusia yang tak bertanggung jawab. Persebaran orang utan sendiri tersear di hutan Sumatera dan Kalimantan.

orang utan
Orang Utan (Gambar: pxhere.com)

7. Beruang Madu

Beruang madu memiliki tubuh kecil jika dibaningkan dengan jenis beruang pada umumnya dan sering berada di atas pohon. Di Indonesia beruang madu termasuk jenis hewan dilindungi, selain di Indonesia persebaran beruang madu di negara Brunei, Burma, China, Kamboja, Laos, Vietnam, hingga Thailand.

Beruang Madu (Gambar: harianinhuaonline)

8. Penyu

Penyu termasuk hewan laut yang dilindungi oleh pemerintah khususnya di Indonesia. Diketahui ada 6 jenis spesies penyu yang hidup di perairan Indoensia. Daerah yang menjadi tempat untuk penangkaran penyu berada di pulau Benoa Bali, Kepulauan Seribu, dan Pulau Lombok.

penyu laut
Penyu (gambar: pixabay.com)

9. Anoa

Contoh hewan langka selanjutnya yang dilindungi di Indonesia yaitu Anoa. Hewan ini sejenis sapi hutan atau sapi yang hidup di hutan yang berasal dari pulau Sulawesi. Tapi Anoa memiliki tanduk seperti banteng dan tubuhnya berukurannya lebih kecil. Banyak manusia yang bertangan jahat memburu binatang ini hingga terancam punah.

anoa
Anoa (Gambar: flickr.com)

10. Tarsius Tarsier

Merupakan hewan langka bertubuh kecil berwarna abu kecoklatan dan bermata besar bulat, memiliki raut wajah yang siapapun melihatnya akan merasa iba dan satwa ini sering bergelantung dipohon layaknya koala. Tarsius Tarsier dapat melompat dari pohon ke pohon lainnya dan sering juga menginjakan kakinya di permukaan tanah. Karena banyaknya bembukaan lahan secara ilegal sehingga habitatnya rusak, makan pemerintah memasukannya kedalam hewan layak dilindungi, sebagain besar populasinya berada di hutan Sulawesi.

hewan tarsius
Tarsius (Gambar: daerahkita.com)

11. Merak Jawa dan Bali

Banyak merak tersebar di berbagai negara, tapi merak jawa dan sumatera ini memiliki ciri khas tersendiri, hewan langka ini memiliki bulu yang indah berwarna beragam seperti berwarna hijau dan warna putih. Karena keberadaanya langka pemerintah Indonesia melindungi keberadaannya.

Burung Merak

12. Owa Jawa

Owa jawa merupakan primata yang populasinya terancam punah, keberadaanya sebagian besar terletak dalam penangkaran suaka di Ujung Kulon, Banten. Primata ini berekor, memiliki lengan panjang, melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Bulu pada tubuh Owa berwarna keabu-abuan dan wajah kehitam-hitamanan, pemerintah Indonesia  sudah lama menjadikannya sebagai primata yang dilindungi.

hewan owa jawa
Primata Owa (Gampar: pixabay.com)

13. Hiu Paus

Merupakan salah satu hewan terbesar di dunia, bebeda dengan hiu lainnya hiu paus memakan plankton. Hiu paus dapat di temukan di perairan Indonesia dan kemunculannya sering ditemukan di teluk Cendrawasih Papua, lalu laut daerah Porbolinggo, Botubarani Gorontalo, dan Talisayan Kalimantan Timur. Pemrintah memasukkanya kedalam hewan dilindungi melalu keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia no. 18 Tahun 2013. Keberadaanya dilindungi karena terancam akibat pemburuan liar oleh manusia.

Hiu Paus
Hiu Paus (Gambar: piqsels.com)

14. Pesut Mahakam

Pesut Mahakam merupakan hewan air yang Sangat Terancam Punah, hewan ini sering disebut lumba-lumba air tawar. Dinamakan Pesut Mahakam karena sering ditemukan di perairan Mahakam Kalimantan Timur, sedangkan peneliti luar negeri menyebut hewan air ini dengan sebutan Irrawaddy Dolphin. Keberadanya terancam punah karena sering terjerat jaring nelayan, dan yang paling mengancam kelestariannya yaitu perusakan lingkungan terutama limbah.

Pesut Mahakam (Gambar: worldwildlife.org)

15. Ajag (Anjing Hutan)

Banyak yang berpendapat bahwa Ajag adalah Serigala, di Indonesia Ajag sebagian besar terdapat di pulau sumatera hingga Jawa. Anjing Hutan ini tentu berbeda maupun bukan termasuk serigala, di Asia tersebar di kawasan negara Bangladesh, Butan, Myanmar, China, India, Malaysia, hingga Indonesia. Hewan langka ini sering membuat sarang di gua atau lubang, hewan ini biasanya hidup berkelompok 5 hingga bisa 30 ekor namun bisa juga hiduP menyendiri dan saat ini termasuk satwa dilindungi.

Ajag atau Anjing Hutan (Gambar: limawaktu.id)

16. Panda

Hewan lucu ini berasal dari Cina, panda berwarna putih hitam dan bersifat pemalas ini sering memakan tumbuhan bambu yang masih muda. Saat ini panda termasuk hewan dilindungi karena keberadaan hutan bambu yang semakin sedikit dan perkembangbiakannya yang relatif lambat.

Hewan Panda
Panda (sumber: pixabay.com)

17. Panda Merah

Contoh Hewan Langka selanjutnya Panda merah yang merupaka hewan berasal dari China. Meski disebut panda tapi lebih mirip rakun, cirinya berwarna kemerahan dan memiliki ekor. Panda merah memiliki ukuran yang kecil tidak seperti panda yang sering kita lihat pada umumumnya. Populasi panda merah di alam liar semakin berkurang hal ini karena rusaknya hutan atau habitatnya tidak lain karena ulah manusia, dan saat ini termasuk satwa yang dilindungi.

Panda Merah (Gambar: dailymail.co.uk)

B. Faktor Yang Mempengaruhi Kelestarian Hewan

1. Ekploitasi yang berlebihan dan Pemburuan

Penangkapan hewan yang berlebihan seperti pada biota air yang menjadi salah satu faktor pemicu punahnya hewan yang hidup di air. Jadi kita sebagai manusia yang memanfaatkan laut atau sungai jangan sampai melakukan penangkapan secara berlebihan patuhi peraturan yang ada hindari menggunaan pukat haimau, racun, dan setrum. Lalu jangan juga memburu hewan-hewan langka, atau hewan apapun itu secara berlebihan hanya untuk kepuasan semata.

2. Rusaknya Lingkungan

Rusaknya lingkungan seperti pembabatan hutan secara liar atau ilegal, pencemaran lingkungan dengan limbah, penggunaan pestisida secara berlebihan dll. hal ini yang menjadi penyebab satwa dan tumbuhan bisa terancam punah. >>Baca Juga: Pengertian Lingkungan Hidup dan Komponennya

3. Peruabahn Iklim/ Global Warming

Perubahan iklim juga menjadi pemicu kepunahan hewan dan tumbuhan, karena cuaca ekstrim hewan dan tumbuhan menjadi tidak bisa bertahan hidup, seperti kelangkaan air di habitatnya, memicu kebakan hutan, dll. >>Baca Juga: Pengertian Global Warming Serta Faktor, Akibat Dan Cara Mengatasinya

4. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan saat ini sering terjadi, hal ini harus menjadi perhatian seriap orang, pemerintahan setiap negara dan pemerintahan dunia karena banyak hewan yang mati akibat kebakaran hutan akhir-akhir ini.

JADI!! Intinya yang merusak dan yang menyebabkan kepunahan pada keanekaragaman hayati seperti hewan dan tumbuhan yaitu Manusia yang bertangan jahat dan tak bertanggung jawab serta serakah. Lihat saja perubahan iklim atau Global Warming, pencemaran lingkungan, pemburuan liar, dan lain-lain semuanya disebabkan oleh manusia. Jadi kita sebagi manusia yang memang makhluk berakal harus berfikir sebelum melakukan tindakan.

Hanya seorang yang suka menulis dan membagikan ilmu pendidikan kepada siapa saja yang membutuhkan. Moto Hidup saya Hemat, Simple, dan Sederhana.