Marketplace adalah Tempat Aman Jualan dan Belanja Online

Posted on

Pengertian marketplace adalah suatu tempat untuk berbisnis dan belanja online yang aman. Pernahkah kamu belanja pakaian, elektronik, hingga perlengkapan rumah tangga secara online? Untuk berbelanja tentunya kamu mengunjungi suatu situs website lalu mencari produk yang di inginkan hingga melakukan transaksi, Nah… situs tersebut itu merupakan Marketplace (B. Indonesia: Pasar Daring) atau yang sering disebut dengan Online Shop. Sebenarnya Marketplace berbeda dengan Online Shop, nah… untuk mengetahuinya berikut kami berikan penjelasannya.

A. Pengertian Marketplace

Yang dimaksud marketplace adalah website maupun aplikasi online yang menyediakan tempat bagi siapapun yang ingin menjual dan membeli produk. Sebenarnya Marketplace memiliki konsep yang hampir mirip dengan pasar tradisional dimana mempertemukan penjual dan pembeli tapi dilakukan secara online dengan metode pembayarannya transfer dan produk yang dipesan akan dikirim melalui jasa ekspedisi barang.

Untuk berjualan maupun membeli barang di marketplace kamu hanya perlu smartphone atau komputer yang terkoneksi ke internet lalu mengunjungi website masketplace tersebut dan membuat akun sebagai penjual atau hanya sebagai pembeli. Marketplace terbesar di dunia yang terkenal yaitu Amazon dan Ebay sudah dikenal sejak 1995. Jika di Indonesia maketplace yang terkenal seperti Tokopedia, Shope, Blibli, Lazada, dll.

B. Keuntungan Marketplace

Beberapa keuntungan marketplace yang bisa didapatkan antara lain:

1. Mengelolanya Lebih Mudah

Situs marketplace sangat mudah digunakan oleh siapa saja hanya cukup menggunakan smartphone atau komputer yang terkoneksi ke internet, setiap orang bisa berjualan maupun membeli produk dimana saja, situs marketplce juga menggunakan layanan costumer service dengan berbagai metode pembayaran dan pengiriman sehinga pembeli tidak perlu mengunjungi toko fisik secara langsung, begitupun penjual tidak memerlukan toko fisik untuk bejualan.

pengertian marketplace
sumber gambar: pixabay.com

2. Hemat Biaya

Untuk menggunakan aplikasi dan situs marketplace tidak memerlukan biaya besar. Terutama untuk penjual tidak memerlukan biaya alias gratis untuk menjual produknya tapi jika ingin mempromosikan atau beriklan di marketplace tersebut supaya produknya muncul teratas dalam pencarian biasanya harus mengeluarkan tambahan biaya.

3. Market Yang Luas

Memberikan pasar yang lebih luas bisa menjangkau seluruh penjuru dunia, karena produk yang dipasarkan menggunkan jaringan internet atau sistem online jadi bisa di lihat dan diakses siapa saja.

4. Lebih Meyakinkan Konsumen

Belanja di marketplace pembeli akan lebih percaya saat bertransaksi, karena keamanannya terjamin, misal jika produk yang dibeli belum sampai maka uang yang di trasnfer untuk membayar tidak akan diberikan kepada pihak penjual, jika produk sudah sampai ke pembeli dan tidak ada kendala maka uang pembeli akan di sampaikan kepada penjual. Jadi marketplace menjadi pihak yang memberikan keamanan, baik itu untuk konsumen maupun penjual.

Baca Juga: Pengertian E-Business dan Contohnya.

Baca Juga: Pengertian E-Commerce Secara Umum.

C. Kekurangan Marketplace

Beberapa kekurangan markatplace biasanya seperti:

1. Persaingan Yang Ketat

Karena banyak sekali penjual di marketplace yang menjual produk yang sama, maka disini terjadi persaingan yang ketat oleh kerena itu para penjual harus berani membanting harga dan memberikan pelyanan terbaik, misalnya menjawab pertanyaan konsumen, mengatasi komplain konsumen, hingga kecepatan mengirimkan barang.

2. Foto Produk Tidak 100% Mirip Alsinya

Maksudnya foto produk yang di upload umumnya sudah mengalami proses edit dari segi warna, pencahayaan, dan lain-lain. Maka biasanya foto dan produk fisiknya tidak 100% mirip aslinya, tapi hal ini wajar saja karena konsumen tidak bisa melihat dan menyentuh langsung produk yang dijual. Biasanya kalau konsumen yang sering membeli produk di marketplace selalu melihat ulasan pembeli lain apa ulasanya memuaskan atau tidak.

3. Fitur Pencarian Yang Tidak Tertarget

Banyak sekali penjual di marketplace dan di sana disediakan fitur pencarian produk. Jika konsumen memanfaatkan fitur ini, maka tidak akan mengarah langsung ke produk yang kita jual tapi mengarah ke semua penjual, maka disini penjual harus pintar-pintar dalam memberikan judul produk.

D. 5 Contoh Marketplace Di Indonesia

Berikut ini beberapa contoh marketplace terbesar yang ada di Indonesia, antara lain:

1. Tokopedia

Salah satu market palace terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 2009. Disana banyak ditemukan penjula elektronik, pakaian, otomotif, perabotan rumah tangga hingga makanan kering.

2. Shopee

Merupakan marketplace yang kantor pusatnya di Singapura. Shopee di dirikan tahun 2009, dan sejak 2015 pertma kali diluncurkan di Singapura. Shopee memperluas jangkauannya hingga ke Indonesia, Mayalsia, Taiwan, Vietnam, dan Filipina.

3. Lazada

Merupakan website untuk jualan dan belanja online yang didirikan tahun 2012 oleh Rocket Internet dan Pierre Poignant, dimiliki Alibaba Grup. Lazada mencangkup asia tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Vietnam.

4. Zalora

Tempat untuk berjualan dan belanja yang berfokus pada fashion menawarkan pakaian, sepatu, hingga aksesoris. Zalora berpusat di Singapura dan saat ini mencangkup Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia hingga Brunei.

5. Blibli

Didirikan oleh PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum yang bergerak di bidang digital dan di dirikan tahun 2010. Saat ini Blibli menjadi salah satu situs perdagangan digital terbesar di Indonesia yang didalamnya menjual berbagai jenis produk.

E. Apa Perbedaan Marketplace dan Online Shop?

Marketplace adalah situs website yang mempertemukan penjual dan pembeli secara online, penjual tidak perlu membuat situs sendiri untuk berjualan online hanya perlu membuat akun saja begitupun pembeli. Sedangkan online shop penjual harus membuat situsnya sendiri dan langsung menjual produknya kepada pembeli jadi Online Shop menggunakan perantara.