Gagasan Pendukung adalah Sebagai Pelengkap Ide Pokok

Posted on

Pengertian gagasan pendukung adalah kalimat pelengkap ide pokok pada suatu paragraf, untuk lebih jelas dilengkapi dengan ciri-ciri dan contohnya inilah penjelasannya – Bacaan terdiri dari beberapa paragraf dan setiap paragraf memiliki ide pokok dan pendukung. Ide pokok sering disebut dengan gagasan utama atupun pokok pikiran yang menjadi inti paragraf. Lalu untuk melangkapi dan mengambangkan ide pokok itu dibutuhkan kalimat lain sebagai pendukung.

A. Apa Yang Dimaksud Gagasan Pendukung?

Pengertian gagasan pendukung adalah suatu uraian atau informasi tambahan yang melengkapi gagasan pokok, atau bisa di artikan sebagai kalimat yang menjelaskan dan melangkapi gagasan pokok secara detail. Pada dasarnya gagasan ini disajikan dalam bentuk kalimat penjelas.

Dengan gagasan penjelas ini maka setiap ide pokok dapat dikembangkan kembali menjadi lebih rinci dan membuat pembaca mengetahui maksud yang ingin disampaikan penulis. Begitupula penulis dapat mengembangkan setiap ide tulisannya sehingga terkesan lebih menarik bagi pembaca.

B. Ciri-Ciri Gagasan Pendukung

Beberapa ciri-ciri gagasan pendukung antara lain:

  • Tidak berdiri sendiri karena merupakan pelengkap gagasan pokok.
  • Biasanya berupa contoh, data pendukung, atau kalimat pelengkap.
  • Bersifat khusus dari kalimat utama.
  • Pada dasarnya berada setelah ide pokok.
  • Bisa lebih dari satu kalimat.

C. Cara Menentukan Gagasan Pendukung

  • Baca secara lengkap dan pahami setiap kalimat.
  • Perhatikan setiap kalimat dari awal hingga akhir, tentukan mana yang menjadi gagasan utama dan pendukung dalam setiap paragraf.
  • Tentukan gagasan utama terlebih dahulu setelah itu akan mudah menentukan gagasan pendukung .
  • Pada dasarnya letaknya setelah gagasan utama.
  • Perlu diketahui gagasan pendukung memberikan penjelasan lebih detail mengenai gagasan pokok.
  • Terdapat kata penghubung, hal ini supaya kalimat pada paragrafnya berkesinambungan.
gagasan pelengkap adalah
sumber gambar: www.pixabay.com

Jadi intinya untuk menentukan gagasan pelengkap harus membaca setiap paragraf dengan teliti dan harus memahaminya, sehingga bisa membedakan mana yang termasuk gagasan pokok dan pelangkap.

Baca Juga: Pengertian Paragraf Induktif.

D. Contoh Gagasan Pendukung

1. Contoh Pertama

Rudi bekerja sebagai seorang salesmam perusahaan distributor. Sebelum matahari terbit dia sudah bangun mempersiapkan diri untuk berangkat kerja. Rudi mulai berangkat ke tempat kerjanya yang berjarak 15 km dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Setelah sampai di tempat kerja dia berkumpul bersama rekan kerjanya yang berfrofesi sama. Sebelum berangkat mencari orderan rudi dan rekan kerja lainnya berkumpul terlebih dahulu mendengarkan arahan dari supervisornya. Arahan tersebut tentang target penjulan yang harus di capai hingga keselamatan saat bekerja dan di tutup dengan do,a bersama.

Rudi berangkat ke lapangan untuk mencari orderan dengan mengunjungi toko-toko dan mencatat orderan tersebut di surat pesanan. Setelah mencari orderan, sore hari Rudi dan rekan kerja lainnya kembali ke kantor. Di kantor dia menghitung dan melangkapi surat pesanannya supaya tidak ada kesalahan lalu menyerahkannya ke bagian administrai untuk di proses. begitulah kegiatan sehari-hari Rudi sebagai seorang salesman, dia sampai saat ini tidak pernah mendapatkan bonus insentif karena targetnya belum pernah tercapai tapi dia selau berusaha dan pantang menyerah.

a. Gagasan Utama

Paragraf utama:

  • Rudi bekerja sebagai seorang salesmam perusahaan distributor.

Paragraf Kedua:

  • Rudi berangkat ke lapangan untuk mencari orderan dengan mengunjungi toko-toko dan mencatat orderan tersebut di surat pesanan

b. Gagasan Pendukung

Paragraf pertama:

  • Sebelum matahari terbit dia sudah bangun mempersiapkan diri untuk berangkat kerja.
  • Dia mulai berangkat ke tempat kerjanya yang berjarak 15 km dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor.
  • Sebelum berangkat mencari orderan rudi dan rekan kerja lainnya berkumpul terlebih dahulu mendengarkan arahan dari supervisornya.

Paragraf Kedeua:

  • Setelah mencari orderan, sore hari Rudi dan rekan kerja lainnya kembali ke kantor.
  • Di kantor dia menghitung dan melangkapi surat pesanannya supaya tidak ada kesalahan lalu menyerahkannya ke bagian administrai untuk di proses.

Baca Juga: Pengertian Paragraf Deduktif.

2. Contoh Kedua

Acep memiliki hobi bermain bola, dia berposisi sebagi penyerang. Setiap hari sabtu dan minggu dia bersama tim sepak bola sekolahnya selalu mengadakan latihan di lapangan bola dekat rumahnya. Mereka dilatih oleh pelatih Jaenudin, dari sore hari hingga menjelang magrib. Acep dan tim sepak bolanya sudah menjurai berbagai kompetisi mulai antar sekolah se kecamatan, tingkat kabupaten, hingga tinggat provinsi.

Gagasan utama:

  • Acep memiliki hobi bermain bola, dia berposisi sebagi penyerang.

Gagasan Pendukung:

  • Setiap hari sabtu dan minggu dia bersama tim sepak bola sekolahnya selalu mengadakan latihan di lapangan bola dekat rumahnya.
  • Acep dan tim sepak bolanya sudah menjurai berbagai kompetisi mulai antar sekolah se kecamatan, tingkat kabupaten, hingga tinggat provinsi.

Jadi gagasan pendukung adalah kalimat yang menlengkapi ide pokok sehingga lebih jelas. Nah…, Itulah penjelsan singkat yang dapat kami berikan, semoga penjelasan ini bermanfaat terutama dalam menambah wawasan kamu. Jika ada kesalahan mohon maaf, cukup sekian dan terimakasih.