Pengertian Argumentasi serta: Ciri, Jenis, Struktur Teks, Cara Membuat, dan Contoh Sederhananya

Posted on

Berikut ini pengertian argumentasi beserta ciri, jenis, struktur, cara membuat dan contoh sederhana yang dapat dengan mudah di pahami – pernahkah kalian membaca suatu tulisan paragraf yang merupakan pendapat seseorang dalam menanggapi suatu fenomena? dimana tulisan tersebut tujuannya untuk meyakinkan para pembanca supaya mempercayai pendapat yang di tulisnya. Nah…, Itulah yang disebut dengan paragraf argumentasi.

A. Apa Pengertian Argumentasi Secara Umum?

Yang dimaksud paragraf Argumentasi adalah suatu ilmu yang berbentuk tulisan paragraf hasil dari pemikiran yang cermat, bertujuan untuk membuat orang-orang mau menerima dan meyakini hasil pemikiran tersebut. Atau arti argumentasi yaitu jenis dari pengembangan paragraf yang ditulis dari hasil pemikiran seseorang dengan tujuan untuk membujuk para pembaca. Isi argumentasi dapat berupa sebuah penjelasan, pembuktian, alasan-alasan ataupun hasil pemikiran objektif yang biasanya ditulis dalam bentuk paragraf disertai dengan contoh, analogi sebab, dan akibat.

B. Apa Ciri-Ciri Argumentasi?

Selanjutnya mari kita pahami secara umum ciri-ciri argumentasi, antara diantaranya:

  1. Ada sebuah pernyataan atas pendapat yang ditulis dari hasil pemikiran.
  2. Ada alasan-alasan pada paragraf tersebut, tujuannya untuk meyakinkan pembaca mengenai hasil pemikiran.
  3. Disertakan bukti-bukti yang relevan, bisa berupa data atau fakta.
  4. Pendapat yang di tulis hasil dari analisis berdasarkan data dan fakta.
  5. Isi paragraf merupakan pandangan ataupun pendapat penulis terhadap suatu permasalhan yang di bahas.
  6. Biasanya selalu diakhiri dengan kesimpulan balam bentuk pendapat yang lebih luas.

C. Jenis-Jenis Paragraf Argumentasi

Setelah memahami arti argumentasi dan cirinya, selanjutnya kita ketahui juga jenis-jenis paragraf argumentasi yang sering di buat:

definisi argumentasi
Sumber gambar: pixabay.com

a. Paragraf Argumentasi Pola Sebab dan Akibat

Umumnya selalu diawali dengan sebuah pendapat yang menjadi sebab jerjadinya suatu permasalahan, lalu diakhiri dengan kesimpulan umum yang berisi “akibat” dari sebab-sebab permasalahan.

b. Paragraf Argumentasi Pola Akibat dan Sebab

Merupakan kebalikan dari paragraf argumentasi sebab-akibat, pada kalimat awalnya selalu menjelaskan akibat/dampak dari suatu permasalahan. Selanjutnya diarahkan kepada pembahasan “Penyebab” dari akibat-akibat yang terjadi.

Baca Juga: Pengertian Paragraf dan Jenisnya.

D. Struktur Teks Argumentasi

Secara garis besar struktur teks argumentasi yang di tulis mempunyai tiga bagian, antara lain:

a. Pendahuluan

Yaitu bagian yang berisi topik argumen yang akan di tulis dan disampaikan kepada pembaca. Pada bagian ini juga biasanya sebagai dasar dari pembahasan, oleh karena itu maka harus di buat semenarik mungkin.

b. Bagian Tubuh Argumen

Pada bagian ini berisikan tulisan yang memuat ide atau gagasan yang sedang di bahas. Untuk meyakinkan pembaca tentang argumentasi yang di tulis tentu pada bagian ini harus disertai dengan bukti atau fakta yang masuk akal sehingga bisa mendukung argumen yang di tulis. Tentu dalam membuat isi argumentasi tidaklah gampang biasanya penulis akan melakukan analisa / observasi hingga eksperimen atau cara lainnya untuk membuktikan argumennya tepat.

c. Bagian Kesimpulan

Bagian ini umumnya berupa paragraf yang berisi ringkasan mengenai tujuan yang ingin di capai oleh penulis. Penulis akan menuliskan kesimpulan tentang isi argumentasi yang di tulisnya, kesimpulan akan dibuat selogis mungkin dan mencangkup seluruh tulisan sehingga bisa meyakinkan pembaca.

E. Langkah-Langkah atau Cara Membuat Paragraf Argumentasi

Dalam menulis paragraf argumentasi terdapat beberapa hal yang perlu di perhatikan misalnya harus berfikir secara logis dan kritis, mencari dan mengumpulkan data atau fakta yang dapat mendukung isi tulisan argumentasi sesuai dengan topik yang di bahas. Mampu merangkai kalimat tulisan yang tepat untuk membuktikan pendapat. Jangan lupa juga selalu menggunakan bahasa yang baik dan benar supaya pembaca tidak salah menafsirkan. Jika dirangkum cara membuat paragraf argumentasi menjadi:

  1. Menentukan atau membuat topik yang akan di bahas terlebih dahulu.
  2. Menetapkan tujuan tulisan dengan jelas.
  3. Melakukan analisi / observasi terhadap topik yang di bahas.
  4. Buatlah kerangka tulisan pembahasan.
  5. Kembangkanlah kerangka tulisan agrumentasi tersebut, sertakan data atau fakta yang dapat di percaya.
  6. Buatlah kesimpulan mengenai tulisan argumentasi yang di buat, kesimpulan harus bisa meyakinkan pembaca.
arti argumentasi
Sumber gambar: www.pexels.com

F. Contoh Paragraf Argumentasi Sederhana

Dari pengertian argumentasi dan jenisnya di atas, maka dapat dibuat contoh yang sederhana seperti:

a. Argumentasi dengan pola Sebab-Akibat

Umumnya setiap orang meyakini bahwa olah raga merupakan sebuah aktivitas yang dapat menyehatkan tubuh, maka aktivitas ini penting sekali dilakukan secara teratur.

Dengan berolahraga maka banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh, seperti yang dikutip dari “www.halodoc.com” manfaat yang di dapat dari berolahraga antara lain:

  1. Menjauhkan dari berbagai macam penyakit.
  2. Membantu Pertumbuhan tubuh menjadi lebih ideal.
  3. Meningkatkan daya fikir.
  4. Meningkatkan nafsu makan.
  5. Memperlancar peredaran darah.
  6. Meningkatkan kesehatan persendian dan tulang, dsb.

Akan tetapi saat ini masih banyak orang-orang yang belum sepenuhnya menyadari manfaat olah raga, mereka enggan berolahraga karena berbagai alasan mulai dari sibuk bekerja hingga tidak memiliki waktu luang. Akibat kurangnya berolahraga maka banyak orang yang mengalami depresi, gampang sakit, berat badan tidak terkontrol, mudah terserang penyakit, dan sebagainya.

Oleh karena itu supaya kesehatan kita terjaga dalam menjalankan rutinitas, maka luangkanlah sedikit waktu untuk selalu berolahraga supaya tubuh menjadi sehat dan bugar serta kesehatan tetap terjaga.

Baca Juga: Pengertian Paragraf Deduktif Dan Contohnya.

Baca Juga: Pengertian Paragraf dan Jenisnya.

b. Argmentasi Dengan Pola Akibat-Sebab

Akibat kesadaran pentingnya pendidikan masih terbilang cukup rendah, maka banyak anak yang putus sekolah hingga tidak bisa mengenyam pendidikan formal. Saat ini masih banyak penduduk yang hanya mampu bersekolah sampai tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama), bahkan di daerah terpencil banyak yang sekolah hanya sampai tingkat Sekolah Dasar saja.

Hal tersebut diSebabkan belum meratanya fasilitas pendidikan yang diberikan oleh pemerintah sehingga banyak sekali anak-anak yang putus sekolah. Adapun penyebab lainnya seperti orang tua yang tidak memiliki biaya untuk menyekolahkan anaknya hingga ketidak pedulian orang tua dalam hal pendidikan anaknya.

Perlu diketahui pendidikan sangatlah penting terutama untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Karena sumber daya manusia yang berkualitas memiliki pengaruh besar bagi suatu negara dalam menghadapi segala macam persaingan Internasional dan untuk memajukan negara.

Kesimpulan dari Contoh Paragraf Argumentasi sederhana diatas:

Dari kedua contoh argumentasi di atas, dapat dibedakan polanya yang pertama membahas terlebih dahulu “Penyebab permasalahan” sehingga timbul “Akibat dari permasalah” tersebut. Sedangkan yang kedua memiliki pola akibat-sebab dimana membahas dulu “Akibat yang ditimbulkan permasalhan” lalu disusul dengan “Penyebab yang menimbulkan” Akibat tersebut.

Akhir kata, demikian tulisan tentang pengertian argumentasi yang dilengkapi dengan ciri, jenis, hingga contoh teksnya yang sederhana. Semoga tulisan ini bermanfaat terutama dalam menambah wawasan. Jika ditemukan kesalahan mohon maaf cukup sekian dan terimakasih.