Tanah Vulkanik dilengkapi Pengertian, Ciri, Jenis, dan Manfaatnya Yang Didapatkan

Memahami pengertian tanah vulkanik yang dilengkapi dengan ciri-cirinya, jenisnya, dan manfaatnya yang bisa kita dapatkan. Asal kamu ketahui sebenarnya tanah dibumi itu memiliki beragam jenis salah satunya tanah vulkanik. Tanah ini sering kita jumpai disekitar daerah lereng gunung berapi, dengan tingkat kesuburan yang sangat baik oleh karena itu sering digunakan oleh para petani untuk bercocok tanam. Untuk memahaminya secara lebih jelas silahkan baca dibawah ini.

A. Pengertian Tanah Vulkanik

Yang dimaksud dengan tanah Vulkanik adalah jenis tanah yang berasal dari pelapukan material padat maupun material cair yang dikeluarkan oleh gunung berapi saat terjadi erupsi. Tanah ini merupakan jenis tanah yang subur karena banyaknya unsur hara yang terkandung didalamnya, persebarannya banyak di temui di daerah Jawa, Sumatra, Bali, Lombok, Halmahera, dan di Sulawesi.

Terjainya erupsi gunung berapi akan mengeluarkan berbagai macam material seperti abu vulkanik, lava, dsb. yang akan tersebar di sekitar daerah gunung berapi serta ditambah adanya faktor lain seperti hujan dan terjadinya berbagai proses kimiawi seperti reaksi Basa sehingga menghasilkan unsur hara dengan pH yang baik sesuai dengan unsur hara tanah yang subur. Baca Juga: Tanah Aluvial dilengkapi Pengertian, Ciri, Pemanfaatan, dan Persebarannya.

B. Ciri-Ciri Tanah Vulkanik

Berikut ini karakteristik atau ciri tanah vulkanik yang dapat kita ketahui, diantaranya:

  1. Umumnya memiliki lapisan hitam pada bagian atasnya dan pada lapisan bawah berwarna kecoklatan, kemerahan hingga ada yang kekuning-kuningan.
  2. Memiliki unsur hara yang baik, sumber hara tersebut berasal dari lava gunung berapi.
  3. Umumnya memiliki struktur yang rentan terhadap erosi.
  4. Tanahnya gembur dan subur sehingga bagus digunakan sebagai lahan pertanian.
  5. Memiliki pH yang cukup bagus antara 4 hingga 7.
  6. Terletak di sekitar lereng gunung berapi.
pengertian tanah vulkanik

Sumber gambar: iyakan.net

C. Jenis-Jenis Tanah Vulkanik

Umumnya dibagi menjadi 2 (dua) macam, diantaranya:

a. Tanah Latosol

Tanah Latosol memiliki ciri berwarna kemerahan hingga kuning, tanah ini memiliki sifat asam, kaya akan unsur hara, mineral, dan air oleh karena itu cocok untuk di tanami tanaman seperti palawija. Tanah ini sering digunakan untuk bercocok tanam membudidayakan berbagai jenis tanaman juga. Persebarannya biasanya berada di dekat daerah gunung berapi.

Proses terbentuknya dari abu vulkanik yang mengalami berbagai proses pelapukan, sehingga Tanah latosol berwarna kemerahan, ataupun kecoklat. Memiliki tekstur liat, struktur tanahnya secara umum gembur, memiliki pH yang baik apnara 4,5 -6,5, bahan organik yang terkandung didalamnya cukup banyak, unsur haranya tinggi dan memiliki daya serap air yang baik.

b. Tanah Regosol

Merupakan jenis tanah vulkanik yang terbentuk dari hasil endapan abu gunung berapi yang memiliki butiran yang kasar, ciri tanah regasol memiliki butiran-butiran yang kasar, warnanya kelabu hingga kekuning-kuningan dan memiliki kadar organik rendah. Petani sering menggunakannya sebagai lahan untuk menanam tanaman seperti padi, palawija, tebu, dan kelapa. Persebaran tanah regosol umumnya berada di sekitar lereng gunung berapi juga, daerah sekitar pantai yang dekat dengan gunung berapi misalnya berada di pulau Sumatra, jawa dan Nusa Tenggara.

D. Manfaat Tanah Vulkanik

Berikut ini manfaat tanah vulkanik secara umum diantaranya:

  1. Berperan untuk kesuburan tanah di sekitar gunung berapi.
  2. Berguna untuk meningkatkan unsur kimiawi dalam tanah.
  3. Kandungan bahan-bahan organik yang terdapat didalamnya berguna sebagai sumber makanan untuk tanaman.
  4. Dapat meningkatkan cadangan air dalam tanah karena memiliki daya serap air yang baik.
  5. Air yang terkandung didalamnya dapat melarutkan pupuk organik dan material lainnya.
  6. Berguna sebagai media tanam yang subur, sehingga cocok untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman. Baca Juga: Pengertian Budidaya, Manfaatnya Dan Contohnya.

E. Kesimpulan 

Dari uraian di atas maka dapat di ambil keimpulan bahwa pengertian tanah vulkanis adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan berbagai material padat dan cair yang berasal dari erupsi gunung berapi. Karena terbentuk dari pelapukan material gunung berapi sehingga mengandung unsur zat hara yang baik. Jenisnya seperti tanah Latosol dan Ragosol.

Ciri-cirinya seperti memiliki pH tanah yang bagus antara pH 4 – 7, tanahnya gembur, rentan terhadap erosi, sangat baik untuk bercocok tanam sehingga sering digunakan sebagai lahan pertanian dan sering dijumpai di sekitar gunung berapi.

Manfaat tanah vulkanik yaitu dapat meningkatkan cadangan air karena daya serap yang dimilikinya sangat baik, berperan untuk meningkatkan kesuburan tanah, dan berguna sebagi media untuk bercocok tanam karena tingkat kesuburannya baik.

Itulah penjelasan mengenai pengertian tanah vulkanik, semoga bermanfaat dalam menambah wawasan kamu. Jika terdapat beberapa kesalahan dalam pembahasan kali ini mohon di maafkan.

Tags: Pengertian Umum

Related Post "Tanah Vulkanik dilengkapi Pengertian, Ciri, Jenis, dan Manfaatnya Yang Didapatkan"

Pengertian NPWP Beserta Fungsi dan Cara Membuatnya Lengkap
Hampir semua orang sudah pernah mendengar istilah
Pengertian PPN beserta: Kategori Barang Mewah dan Cara Menghitung Pajaknya
Bagi sebagian besar warga Indonesia harus mengetahui
Awan Cumulus dilengkapi: Pengertian, Ciri, Proses Terbentuk, dan Jenisnya
Berikut ini pengertian awan cumulus yang dilengkapi